Abstrak
Latar Belakang: Karies gigi masih menjadi masalah utama kesehatan gigi dan mulut, terutama pada anak usia 6–9 tahun. Prevalensinya mencapai 92,6% pada anak normal dan 24% pada anak berkebutuhan khusus (ABK), berdasarkan indeks def-t. Anak tunarungu dan tunagrahita lebih rentan mengalami karies karena keterbatasan dalam menjaga kebersihan gigi dan mulut. Penelitian ini untuk mengetahui perbandingan indeks def-t pada anak tunarungu dan tunagrahita usia 6–9 tahun di SLB Kota Kediri. Metode: Penelitian observasional analitik dengan pendekatan cross-sectional dan teknik total sampling. Sampel terdiri dari 10 anak tunarungu dan 10 anak tunagrahita. Analisis data menggunakan uji Mann–Whitney. Hasil: Terdapat perbedaan signifikan indeks def-t antara kedua kelompok (p < 0,05). Kesimpulan: Terdapat perbedaan indeks def-t antara anak tunarungu dan tunagrahita usia 6–9 tahun di SDLB Kota Kediri.

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Hak Cipta (c) 2025 Bhakta Dental Journal
